Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Disdikbud Dinkes Hingga Dirut RSUD Pemkot Sukabumi Seleksi Terbuka 4 Jabatan

Disdikbud Dinkes
Skintific

Koran Sukabumi Disdikbud Dinkes Pemkot Sukabumi resmi membuka seleksi terbuka (open bidding) untuk pengisian empat jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), yaitu:

  • Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

    Skintific
  • Kepala Dinas Kesehatan

  • Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)

  • Direktur RSUD R. Syamsudin SH

Disdikbud Dinkes Pengumuman resmi (No. UM‑14/Pan‑JPT/SMI/2025) menjelaskan jadwal lengkap—mulai pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi, asesmen hingga wawancara—yang berlangsung hingga 10 Oktober 2025

Secara administratif, Pemkot Sukabumi sebelumnya telah mengisi sebagian jabatan melalui mutasi, tetapi kini memprioritaskan seleksi berbasis kompetensi:

  • Wali Kota Ayep Zaki menyebut bahwa open bidding adalah kesempatan promosi bagi pejabat eselon III yang kompeten.

Empat Jabatan Esselon II di Pemkot Sukabumi Dilakukan Seleksi Terbuka, Termasuk RSUD Syamsudin SH - Sukabumi Ku


Baca Juga:Melihat Bocah Sukabumi Zihad dan Candidiasis Harapan Kecil di Tengah Derita Besar

2. Disdikbud Dinkes Kualifikasi Khusus: Teknis & Legalitas yang Ketat

Beberapa jabatan memiliki syarat khusus sesuai regulasi sektoral:

Dengan seleksi terbuka ini, Pemkot Sukabumi berharap dapat menghadirkan pemimpin perangkat daerah yang responsif, adaptif, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan, kesehatan, kepegawaian, dan rumah sakit daerah.

Aspek Sorotan Utama
Tujuan Seleksi Mengisi jabatan strategis secara kompetitif, profesional, dan terbuka
Sistem Seleksi Merit-based, bukan mutasi atau nepotisme
Kualifikasi Jabatan Basis pendidikan dan keahlian sesuai regulasi sektoral
Evaluasi Pasca-Pelantikan Diukur secara berkala (3–6 bulan) dan bisa diberhentikan jika tak efektif
Transparansi Proses terbuka dan berbasis manajemen talenta

Kesimpulan

Seleksi terbuka empat jabatan PTP di Pemkot Sukabumi menandai transformasi birokrasi menuju sistem yang berbasis kompetensi dan transparansi. Jika falid, pelaksanaannya akan menjadi contoh reformasi struktural yang inspiratif bagi pemerintahan daerah.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, juga menegaskan bahwa sistem open bidding ini menjadi kesempatan bagi para pejabat eselon III yang memenuhi syarat untuk berkompetisi secara sehat.

“Kalau dalam enam sampai tujuh bulan kinerjanya tidak optimal, maka bisa saja dilakukan evaluasi dan rotasi,” tegasnya.

Beberapa jabatan memiliki kriteria khusus.

Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, asesmen kompetensi, penulisan makalah, dan wawancara akhir.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa pengisian jabatan melalui sistem merit merupakan langkah penting dalam membangun pemerintahan yang bersih dan profesional.

Seleksi terbuka ini bukan sekadar formalitas

Syarat Khusus untuk Jabatan Tertentu

Beberapa jabatan memerlukan latar belakang khusus, misalnya:

Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD harus berasal dari tenaga kesehatan atau tenaga medis sesuai regulasi Kementerian Kesehatan dan UU Kesehatan.

Kita ingin pastikan bahwa yang lolos benar-benar layak dan memiliki visi membangun unit kerjanya masing-masing,” katanya.

Disdikbud Dinkes Peluang dan Tantangan

Mereka menilai open bidding ini menjadi momentum penting untuk mendorong pembaruan manajerial dalam pelayanan publik.

Namun di sisi lain, tantangan juga muncul, seperti potensi tarik-menarik kepentingan dan kekhawatiran akan intervensi politik.

Jadwal dan Proses Seleksi

Penutup

Seleksi terbuka empat jabatan penting di lingkungan Pemkot Sukabumi bukan hanya soal mengisi kekosongan posisi, tetapi juga menjadi cermin komitmen terhadap birokrasi yang modern dan akuntabel. Masyarakat menaruh harapan agar hasil akhir seleksi ini benar-benar menghadirkan pemimpin yang berkualitas, integritas tinggi, dan mampu membawa perubahan nyata di institusi masing-masing.

Skintific